Kali ini Q ngebawa berita bagus & berita buruk di blog Q. Mana duluan? OK kabar baik dulu yach !!!
Berita Bagusnya, Q kepilih menjadi 16 pengurus OSIS Ganesha 2008/09 sebgai seksi bidang 3 yang membawahi KOPASGA.
Berita buruknya, Handphone Q, kakak Q dan istri kakak Q ilang + kamera digital juga ilang digondol maling lusa kemarin malem.
Jadi sekarang Q gak bisa sms-an lagi, buat temen2 maaf yach, Q gak bisa beli HP baru dalam tempo lebih kurang 1 tahun, buat ngumpulin duit buat beli HP, jadi mulai sekarang Q gak punya HP n nomor HP.
Cukup sekian aja, eh nanti malem Q mau nginep di Sekolah Q, buat latihan kepemimpinan OSIS.
Want to find something in my blog???
Welcome To The Black Parade
Sabtu, Agustus 30, 2008
Good News & Bad News
Diposting oleh Khaerul di 10.27.00 0 komentar
Rabu, Agustus 20, 2008
Bermimpilah (Cita-Cita Setinggi Langit ke-7) !!!
First, I want to say : Dirgahayu Negara Kesatuan Republik Indonesia yang ke 63. Semoga, dengan bertambahnya umur, bertambah dewasalah, pemerintah kita, jangan hanya menambah KKN, but, harus meningkatkan kinerja guna menjadkan Indonesia sebagai Negara yang disegani Negara lain, bukan Negara yang diinjak-injak Negara lain.
To the point, mungkin banyak orang bilang kalau bermimpi ataupun bercita-cita itu jangan terlalu tinggi, jatuhnya sakit lho! But Q gak sepenuhnya sependapat dengan orang tersebut. Q emank ngehargain opininya but, Q juga punya opini sendiri. Menurut Q cita-cita yang tinggi itu akan membuat motivasi hidup kita lebih baik dari sebelumnya.
Q ambil, contoh. Dulu, sebelum Thomas Alfa Edison, menemukan lampu pijar, dia melakukan lebih kurang 999 kali percobaan, bahkan percobaan tersebut, sampai membakar rumahnya sendiri. Namun Thomas Alfa Edison tersenyum kepada istrinya kla itu dan berkata, andaikan percobaanku jadi, pasti dunia akan terang, seperti rumah kita yang terbakar itu. Dan pada akhirnya setelah dulu hanya bermimpi, dan mungkin mustahil bagi orang kala itu, Thomas Alfa Edison berhasil menemukan lampu pijar.
Dengan demikian, cita-cita setinggi langit tidak salah untuk kita ambil, kita coba, dan kita wujudkan dengan penuh perjuangan. Jadi jangan pernah ada kata menyerah, karena menyerah hanya ada pada orang-orang yang kalah.
Kata-kata dari Alex Del Piero, seorang pemain sepak bola Juventus, berkebangsaan Italia patut kita renungangka. Beliau berkata “Hidup itu berawal dari mimpi”. Jadi nggak ada hidup yang gak ada tujuannya, coz mimpi itu adalah tujuan kita.
So, bagi orang yang masih ngerasa belum bisa menggapai cita-citanya. Mari kita BBM, Berani, Bangkit, Maju. OK !!! Tunjukin pada dunia kalo kita bisa, kita mampu, kita hebat.
Kalo Q, bercita-cita sebagai Presiden Indonesia. So, jika nanti Q nyalon presiden, dukung Q yach!!! Mungkin ini emank mimpi??? Tapi The Dream will come true if we trust.
Tanggal 21-23 Agustus, Q mau seleksi anggota OSIS baru, so doa'in Q (Syukur2 jadi ketua :-))
Dah dulu yach, sampai jumpa postingan berikutnya!!!
Diposting oleh Khaerul di 09.12.00 0 komentar
Label: Event, My Opinion
Minggu, Agustus 10, 2008
Kegiatan & Peristiwa
Hey, Guys.
Kali ini aku mau ngomongin tentang kegiatan sekolah dan lain-lain.
1. Loogics
Aku emang lagi mau ikutan eskul(ekstrakulikuler) yang satu ini. Hari kamis aku ikut tes tertulis & kemaren aku ikut tes wawancara. Waduh, repot juga yach !!! Doain aja Q keterima.
2.Petasan
Sekarang, walau belum masuk bulan Puasa, kebanyakan anak kecil pada maen petasan! Gila juga yach!
3.Tes Golongan darah
Kemaren aku dites golongan darahnya dengan cara di tusuk pake jarum jari tengahnya(sakit gak sich). Gak!! Gak mungkin aku nangis, udah gede juga!!! Ternyata aku memiliki golongan darah B yang artinya itu sama dengan Ayah dan kakakku yang perempuan.
4.The Bag of mea. Paling kiri : dibawa saat hari senin & selasa
b. Tengah : dibawa saat hari rabu & kamis
c. Paling kanan : dibawa saat hari jum'at & sabtu
Ini supaya tas gak cepet rusak!!!
Diposting oleh Khaerul di 08.45.00 0 komentar
Selasa, Agustus 05, 2008
Bahasa Daerah, Pendidikan Agama, dan Pendidikan Kewarganegaraan : Go to UN
Ini adalah usul saya untuk mengatasi berbagai masalah yang banyak terjadi di Indonesia. Mungkin usulan ini akan mengundang pro dan kontra (atau bahkan kontra semua). Karena ketiga pelajaran tersebut mungkin kurang "berharga" untuk "dijual" ke dalam Ujian Nsional.
Namun dengan ketiga hal tersebut, sebenarnya kita dapat menambahkan nilai emosional dan spriritual agar kelak saat kita dewasa, tidak akan melakukan hal yang berbau kejahatan seperti : Korupsi, Kolusi, Nepotisme, Money Laundry, Pembunuhan, Perjudian, dan lain sebagainya.
Beginilah pembagiannya :
1. Bahasa Daerah :
Bahasa Daerah, tentu harus dijaga karena ada peribahasa, bahasa menunjukkan bangsa, dan kita walaupun mengakui sebagai bangsa Indonesia namun harus juga mengakui asal kita, sebab kita tidak boleh kacang lupa pada kulitnya. Dengan begitu kita akan menghargai budaya dan tradisi daerah kita, dan juga akan menghargai budaya dan tradisi orang lain, sebab tidak mungkin kita akan menghargai budaya orang lain, selagi kita belum bisa menghargai budaya kita sendiri.
2. Pendidikan Agama :
Dengan adanya pendidikan agama maka kita akan mendalami tentang agama, dan kita harus percaya bahwa hanya Sang Pencipta kitalah yang memberikan kita kemudahan, keberhasilan, dan sebagainya. Maka dengan pendidikan agama itu kita akan terlatih untuk tidak tergiur kesenangan duniawi yang ujung-ujungnya menenggelamkan kita pada jurang dosa dan menyebabkan kesengsaraan abadi di akhirat kelak.
3. Pendidikan Kewarganegaraan :
Negara Indonesia adalah salah satu negara dari Negara Hukum. Maka kita harus belajar tentang hukum yang berlaku di Indonesia. Dan, pendidikan kewargabnegaraan adalah salah satu solusi bagi bangsa ini untuk meminimalisir pelanggaran hukum yang sudah jamak terjadi. Pendidikan Kewarganegaraan juga memberikan kita tentang bagaimana cara menjadi warganegara yang baik dan tentang norma sebagai batasan dalam pergaulan, dan lain sebagainya.
Demikian pendapat saya tentang cara untuk menjadikan bangsa Indonesia sebagai bangsa yang besar, terpandang, dan harus segera merubah titel negara berkembang ini menjadi negara berkembang dalam tempo waktu 10 tahun mendatang.
Semoga semakin banyak orang yang berhati malaikat untuk memimpin negeri ini dan semoga orang berhati iblis tidak ada lagi di negeri Indonsesiaku tercinta ini.
Diposting oleh Khaerul di 13.46.00 0 komentar
Label: Education, My Opinion

