First, Q turut berduka cita atas meninggalnya “Gito Rollies” yang notabene adalah salah satu idola Q, hari Kamis 28 Februari 2008. Selain idola Q, Q juga agak iri sama beliau, Bangun Sugito yang mati (insya Allah) dalam keadaan khusnul khotimah, padahal dulunya, beliau merupakan orang yang tidak kenal agama dan sering mengomsumsi Narkoba. Setelah sakit beliau tobat dan tetap berpegang teguh pada ke-islam-an.
Second, Q will thank to someone who is to be my friend in this week. I'm sorry if Q made a mistakes and Q can't “ngabulin PERMINTAAN HATI” of her.
OK to the point aza. Q teringat saat dulu waktu mengaji Q pernah mendengar suatu hadits (tapi gak tau siapa yang ng-riwayatin) “Al ‘Ilmu Nurun”. Eits jangan negative thinking dulu donk hadits itu bukan ngajarin tentang ilmu adalah “nurun” alias nyontek, tetapi ilmu adalah cahaya (kalo gak salah nur itu artinya cahaya). Jadi ilmu itu adalah cahaya (penerang) dalam kehidupan, tapi oleh teman2 Q saat Q ngingetin supaya belajar malah bilang, “ilmu adalah nurun, kamu sendiri lo yang bilang”.
Memang banyak hal aneh yang terjadi pada masa ini, bahkan pada waktu pemberontakan PKI, orang PKI malah menggunakan surat Al-Ma’un ayat 4, yang artinya “maka kecelakaan bagi orang2 yang sholat”, agar umat islam menjadi tidak sholat. Padahal hal itu adalah cara licik PKI untuk menggerogoti umat islam. Antara ayat 4 sampai 7 masih ada hubungan karena belum diakhiri tanda titik (seperti dalam pelajaran bahasa indonesia “Kalimat belum selesai jika belum diakhiri dengan tanda baca titik (.), Tanya (?), atau Seru (!).”
Terjemahan Surat Al-Ma’un ayat 1-7 :
1. Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama?
2. Itulah orang yang menghardik anak yatim,
3. Dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin.
4. Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat,
5. (yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya,
6. Orang-orang yang berbuat riya*,
7. Dan enggan (menolong dengan) barang berguna*.
* riya ialah melakukan sesuatu amal perbuatan tidak untuk mencari keridhaan Allah akan tetapi untuk mencari pujian atau kemasyhuran di masyarakat.
** sebagian Mufassirin mengartikan: enggan membayar zakat.
Eh kok malah malah ngomongin surat dalam Al-Qur;an, tapi gak papa sekalian buat penjelasan aja buat generasi muda agar tidak meremehkan bahkan meninggalkan sholat gara2 ter-provokator oleh PKI.
OK, Q ada 8 trik buat belajar sukses tanpa nyontek (tapi kayaknya gak penting) :
Read, read, and read (terserah berapa kali tapi Q nulis nya 3 kali aja ntar kepanjangen). Semua itu diawali dengan membaca. Seperti surat Al-‘Alaq ayat 1 yang artinya : Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang Menciptakan”, itu berarti kita harus membaca tapi tetap mengingat Allah.
Dare to Ask. Berani bertanya, lagipula kata peribahasa “Malu bertanya sesat di jalan” / “Shy ask deviate in road” / “Isin takon kobeng neng dalan”. Sekali lagi jangan malu, tapi kalau masih malu tanya ama temen, kalo malu juga mending siap2 gagal deh (becanda).
Dare to Answer. Berani berbuat berani bertanggung jawab, berani bertanya berani menjawab (tapi jangan asal2an nanti salah2 nilai kita dikurangi guru). Biasanya ada guru yang menambah nilai siswanya karena bisa menjawab pertanyaan (walau bukan ulangan) bisa juga mendapat nilai karena melanggar tata tertib sekolah yaitu nilai AKPS (Angka Kredit Pelanggaran Siswa), bagi yang mendapatkan nilai 100 AKPS akan“diluluskan" dan gak sekolah lagi di sekolah Q. Mau gak ???
Write, write, and write. Tulis (maksudnya catat) penjelasan guru yang mungkin gak ada di buku LKS ataw buku paket. Walau tangan“gape" (capek) tapi nilai kita (insya Allah) lebih baik dari yang lainnya.
Hear Teacher Talk. Maksudnya dengerin saat guru ngomong/ngendika. Ini dimaksudkan agar kita saat ditanya gak tahu jawabannya gara2 ngalamun/melamun. Ataw malah kalo guru killer/galak bisa dilempar pake penghapus, ataw disambit pake garisan ataw lainnya. (ngeri Q)
Prepare the Lesson. Siapin dulu donk, buku yang harus dibawa, alat tulis dan tetek bengek lainnya. Masa mau berperang tidak siap, nanti mati konyol donk, begitu pula dengan belajar kita akan Mati Konyol (tidak dapat berkutik) ketika diserang (ditanya) oleh musuh (guru).
Train and Practice. Latihan dan praktikan. Contoh : Matematika yang makin tekun makin tidak karuan, harus kita latih kemampuan kita dan jangan menyerah dalam melatih diri agar ke depannya kita tidak akan pernah lagi mencontek.
Pray to God (Allah). Benar, kita memang harus berdoa kepada Allah karena doa akan memudahkan kita dlam mengingat pelajaran dan hanya kepada Allah-lah kita memohon seperti pada Al-Qur’an surat Alam Nasyrah ayat 8 yang artinya : "Dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap.”
Ya sekian dulu pendapat dari Q, moga para BZM muda dan generasi muda islam menjalankan perintah Allah, jangan lupa kepada-Nya karena Dialah yang menciptakan kita.
Eits, Q juga mau ngasih tahu tentang nilai Try Out kemarin yang buat UN :
Bahasa Indonesia : 8,20 (duh krang puas dech)
Matematika : 8,25 (lumayan sih)
IPA : 7,50 (kok ancur gini yah)
Bahasa Inggris : 9,20 (alhamdulillah dapet 9 lebih)
Jumlah nilainya 33,15. jadi rata2nya 8,2875. Lumayan tapi Q belum puas walau sudah melebihi targetQ di Try Out ke-1, moga di Try Out ke-2 rata2nya 9 dan Try Out ke-3 dapet 10 semua (ngimpi kali yee). Walau ngimpi tapi Q harus ngewujudin mimpiQ jadi kenyataan.


0 komentar:
Posting Komentar