Ulang Tahun adalah saat kita mengingat hari datangnya kita ke dunia. Tapi bagi-Q Ulang Tahun tidak perlu berpesta pora, malahan lebih baik kita berpuasa (menurut adat Jawa saat ulang tahun emank harus puasa). Ulang Tahun memank nggak harus menjadi hari yang cerah (emank PETERPAN), atau hari yang palink indah buat kita. Tapi pada hari kedatangan kita ke Bumi ini harus kita Jadikan renungan buat masa yang akan datang.
Tanggal 30 Januari 1993 adalah hari yang bersejarah buat-Q karena pada hari itu Q datang ke dunia ini dengan sehat wal afiat (AMIN). Dan beberapa hari lalu (30 Januari 2008) Q kembali kepada hari bersejarah tersebut. Q memank sengaja merahasiakan 15 tahun datangnya Q ke bumi setelah kepada temen2-Q. Kemudian baru pada esok harinya (31 Januari 2008) baru Q cerita bahwa kemarin adalah Ulang Tahun-Q. Dan mereka pun memberi-Q selamat, dan Q cuma bilang : Makasih.
30 Januari 2008, pukul 18.10 Q pergi ke masjid, shalat Magrib dan setelah shalat Magrib, Q berdoa : Ya Allah tetapkanlah iman hamba agar tidak terjerumus ke jalan yang salah, hapuskanlah semua dosa2 hamba setahun yang lalu dan tahun yang akan datang Ya Allah, ridhoilah hamba bahwa Islam adalah Agama hamba, Dan Nabi Muhammad SAW adalah Nabi & Rasul hamba, Ya Allah bukakanlah untuk hamba hikmah-Mu, dan limpahkanlah pada hamba rahmat-Mu, Wahai Yang Maha Bijaksana, tambahkanlah ilmu yang bermanfaat bagi hamba-Mu, Wahai Yang Maha Mengetahui, Ka
bulkanlah permintaan hamba, Wahai Yang Maha Mendengar.
Setelah shalat dan pulang dari masjid Q membaca Surat Al-Ikhlas:
Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
Katakanlah : ”Dialah Allah, Yang Maha Esa,
Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu,
Dia tidak beranak dan tidak pula diperanakkan,
dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia”.



0 komentar:
Posting Komentar